Rabu, 23 Maret 2011

Tentang Android OS

Google merupakan perusahaan yang dibentuk oleh dua orang pemuda yang bernama Larry Page dan Sergey Brin. Perusahaan ini bukan hanya sukses dengan aplikasi mesin pencari di Internet, selain menebar puluhan fasilitas gratis di Internet, kini Google telah memasuki produk perangkat genggam yang dikenal dengan nama Google Phone (G1).  Google Phone generasi pertama (G1) dijejali dengan sistem operasi buatannya sendiri yang diberi nama Android.
Android adalah sistem operasi untuk telepon seluler yang berbasis Linux. Android menyediakan platform terbuka bagi para pengembang untuk menciptakan aplikasi mereka sendiri dan untuk digunakan oleh bermacam peranti bergerak (mobile device). Hal ini memungkinkan para pengembang menulis kode terkelola (managed code) dalam bahasa pemrograman Java, mengontrol peranti via perpustakaan Java yang dikembangkan Google.

NESV resmi perubahan nama untuk Fenway Olahraga Grup

Dibuat pada tahun 2001, Fenway Sports Group adalah salah satu olahraga terbesar, media dan perusahaan-perusahaan hiburan di dunia. portofolio Fenway Olahraga Group perusahaan termasuk beberapa nama yang paling bertingkat dan klub olahraga di seluruh dunia termasuk: Boston Red Sox, sebuah Major League Baseball klub, Liverpool FC, sebuah Liga Inggris klub sepak bola; Fenway Olahraga Manajemen (dahulu FSG), sebuah penjualan dan perusahaan pemasaran; 80 persen dari New England Sports Network (NESN), sebuah jaringan televisi olahraga daerah; dan 50 persen dari Roush Fenway Racing, tim balap NASCAR.
 
Perusahaan juga memiliki dua tempat paling terkenal dalam olahraga: Fenway Park, rumah dari Boston Red Sox, dan Anfield Stadium, rumah Liverpool FC. Fenway Olahraga Grup ini dipimpin oleh Kepala Pemilik John Henry dan Ketua Tom Werner, dengan kepemilikan tambahan yang diselenggarakan oleh sejumlah memilih individu bergengsi dan The New York Times.

Cadangan Es di Mars

Para ilmuwan NASA telah menemukan cadangan es dalam jumlah besar di bawah permukaan Planet Mars jauh dari kutubnya. Penemuan ini semakin menguatkan pendapat bahwa kehidupan mungkin masih dapat bertahan di sana.
Cadangan es dideteksi radar yang mampu menembus ketebalan tanah dari Mars di wahana Mars Reconnaissance Orbiter yang mengorbit Mars. Temuan ini mengejutkna karena terdapat di Cekungan Hellas di belahan selatan yang jauh dari kutub.
Pengukuran radar menunjukkan salah satu cadangan es yang terdeteksi memiliki ketebalan hingga lebih dari 800 meter terkubur di bawah lapisan tanah dan batuan. Sementara luas cadangan tersebut mencapai tiga kali luas Kota Los Angeles, AS.
"Secara keseluruhan, gletser-gletser ini hampir dapat dipastikan sebagai cadangan air beku terbesar di Mars, dan bukan tudung es di kutub," kata John Holt, seorang pakar geofisika pada Universitas Texas, Austin, AS yang juga penyusun utama laporan tentang penemuan tersebut. Laporan penemuan itu dipublikasikan dalam jurnal Science edisi 21 Nopember.

Aurora di Mars berhasil di petakan

 NEW YORK - Fenomena munculnya cahaya berwarni-warni di atas langit kutub yang biasa disebut aurora juga terjadi di atmosfer planet selain Bumi. Jika di Saturnus baru saja diketahui, di Planet Mars malah sudah berhasil dipetakan.
Kemunculan aurora-aurora di Mars sepanjang tahun berhasil direkam wahana Mars Express milik badan antariksa Eropa yang kini mengorbit planet tersebut. Tim peneliti dari Perancis berhasil mengamati sembilan aurora di atmosfer Mars dan menyusunnya dalam satu peta.